Pada pembelajaran Prespektif Sosiokultural ini pembelajaran dimulai dari alur MERDEKA.
M (mulai dari diri)
Pada mulai dari diri ini , dimulai dari pertanyaan dasar ' Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran?' Hal yang terlintas di awal sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran ini, nantinya kita akan di bawa mempelajari tentang perbedaan pandangan pendidikan dengan meninjau faktor sosial,politik,budaya,ekonomi yang nantinya menjadi konsep dasar untuk mempelajari pendidikan di Indonesia lebih baik. Selain itu, di mulai dari pembelajaran pada jaman penjajahan sampai dengan jaman sekarang. Dan mengidentifikasi perbedaan yang ada pada pendidikan sekarang yang sudah menggunakan kurikulum MERDEKA.
Pada mulai dari diri ini , dimulai dari pertanyaan dasar ' Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran?' Hal yang terlintas di awal sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran ini, nantinya kita akan di bawa mempelajari tentang perbedaan pandangan pendidikan dengan meninjau faktor sosial,politik,budaya,ekonomi yang nantinya menjadi konsep dasar untuk mempelajari pendidikan di Indonesia lebih baik. Selain itu, di mulai dari pembelajaran pada jaman penjajahan sampai dengan jaman sekarang. Dan mengidentifikasi perbedaan yang ada pada pendidikan sekarang yang sudah menggunakan kurikulum MERDEKA.
E (eksplorasi konsep)
Setelah melewati mulai diri yang membangun pemahaman awal tentang prespektif konstekstual. Kita akan mempelajari Eksplorasi Konsep dengan pertanyaan dasar 'Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik ini?' Setelah mempelajari materi sosiokultural saya mendapatkan pemahaman di awal pembelajaran tentang pendidikan di Indonesia dari jaman penjajahan, dengan cita-cita Ki Hadjar Dewantara yang mengingkan bangsa Indonesia dapat melanjutkan pendidikan setinggi mungkin dan tidak meninggalkan konsep nasionalisme bangsa.
R (ruang kolaborasi)
Di dalam Ruang kolaborasi terdapat pertanyaan dasar ' Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama
dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi? ' di dalam ruang kolaborasi kita diajak untuk melihat 5 video pengajar muda dari berbagai daerah dan mengidentifikasi faktor sosial,ekonomi,budaya dan politik yang ada di setiap daerah tersebut. Kemudian hal apa saja yang dapat diterapkan dari pengajar muda yang telah mengajar di setiap daerah dan nilai-nilai sosial dan budaya yang bisa di ambil.
D (demonstrasi konstektual)
Pada demonstrasi konstektual terdapat pertanyaan dasar 'Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses
demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi,
rekan, dan diri sendiri)?' Di sini kita mempresentasikan hal yang sudah kita identifikasi dari 5 video sebelumnya. Dan berdiskusi bersama antar kelompok pada saat perkuliahan. Dan membahas lebih lanjut tentang faktor-faktor yang terdapat di dalam video tersebut. Hal penting yaitu terkait adanya faktor yang sama dan adanya perbedaan disetiap video yang di review kemudian dari ke 5 video tersebut apakah terdapat pembelajaran yang dapat diambil dan diterapkan di pembelajaran sekolah. Pada video tersebut masih terdapat nilai agama dan budaya yang sangat kental,seperti adanya pernikahan dini yang seharusnya tidak dilakukan karena masih belum selesai bersekolah. Atau adanya lomba - lomba kecil pada saat bulan puasa untuk mengisi waktu luang anak-anak di desa tersebut. Atau belajar di sawah dan membuat permainan dengan konsep reaksi kimia.
E (elaborasi pemahaman)
Pada elaborasi pemahaman terdapat pertanyaan dasar 'Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini? ' pada topik 1 prespektif sosiokultural saya telah memahami banyak hal. Pertama tentang perjalanan pendidikan indonesia dari jaman penjajahan sampai hari ini. Faktor sosial,budaya,ekonomi dan politik yang berbeda disetiap daerah yang melatarbelakangi prespektif pembelajaran sosiokultural sebagai persiapan menjadi guru nantinya. Lalu,setelah mengidentifikasi video-video tersebut untuk menambah pengetahuan dan wawasan terdapat pemahaman tentang multikultural,mediasi dan potensi belajar menurut pandangan Vygotsky yang di dalamnya terdapat faktor psikologis yang mempengaruhi potensi pembelajaran dengan psikometrik dan IQ yang berkesinambungan dalam membantu pembelajaran setiap peserta didik. Perlu di pahami, setiap peserta didik memiliki perbedaan karakteristik dan gaya belajar. Sehingga setiap peserta didik pasti berbeda-beda dalam menangkap materi pembelajaran.
K (koneksi antar materi)
Pada tahap koneksi antar materi ini, terdapat pertanyaan dasar 'Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar
materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah
lain? 'Menurut saya, setiap mata kuliah yang ada di semester 1 ini saling bertautan. Di mulai dari Filosofi Pendidikan Indonesia yang mengusung konsep dasar sama dengan Prespektif Sosiokultural yang membahas tentang pendidikan di jaman penjajahan dan mengusung cita-cita Ki Hadjar Dewantara. Lalu di Prespektif Sosiokultural kita di ajak memahami tentang konsep pembelajaran Multikultural, Mediasi dan Potensi Belajar yang ada hubungannya dengan pemahaman peserta didik dan Asesmen Pembelajaran. Relasi yang terdapat di ketiga mata kuliah tersebut yaitu, kita diajarkan merancang pembelajaran dengan ditinjau dari pendekatan,strategi,media pembelajaran serta menentukan asesmen pembelajaran yang cocok ketika kita mengajar di kelas nanti.
A (aksi nyata)
Di tahap terakhir yaitu aksi nyata, terdapat tiga pertanyaan dasar, yang pertama 'Apa manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru?' Mata kuliah prespektif sosiokultural ini sangatlah penting ddikarenakan pada pembelajaran awalnya di ajarkan tentang pendidikan awal yang ada di indonesia sampai sekarang,perbedaan kurikulum dari generasi ke generasi dan mendukung kesiapan menjadi guru agar lebih memahami latar belakang setap peserta didik dan tidak membedakannya. Keanekaragaman yang ada bisa di jadikan pembelajaran sama dan membangun wawasan yang luas.
Lalu pertanyaan dasar kedua, 'bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya?' Kesiapan saya berada di nilai 10. Yang berarti saya sangat siap akan menjadi guru dan ketika ada rintangan nantinya tidak akan menjadi penghambat bagi saya untuk terus menjadi guru. dan pertanyaan terakhir dari topik 1 kali ini,
'Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal?' Menurut saya kesiapan mental dan pikiran yang baik sangat penting. Karena ketika diri sendiri sudah siap menjadi guru maka harus melaksanakan dengan 100% optimal dan tidak setengah-setengah. Agar tidak

Comments
Post a Comment