Aksi Nyata Topik 5 - Prespektif Sosiokultural
LK Individu 24
Pada akhir pembelajaran setiap topik, Anda diminta untuk merefleksikan pembelajaran dalam blog masing-masing, dengan menggunakan alur MERDEKA seperti dalam proses pembelajarannya. Anda bisa menceritakan refleksi Anda dengan caranya masing-masing, bisa narasi yang dilengkapi visual, ataupun narasi saja, atau model kreatif lainnya. Berikut ini panduan pertanyaan yang dapat membantu Anda menuliskan blog:
1. Mulai Dari Diri : Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran?
- Pada topik 5 ini nanti saya berharap dapat menganalisis dan menguraikan pendekatan strategi,metode,dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada ZPD.
2. Eksplorasi Konsep : Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik ini?
- Setelah saya menelaah Eksplorasi Konsep sebanyak 14 materi saya mendapatkan kesimpulan pada materi topik 5 ini yaitu :
Saat ini, kita mengenali tiga kondisi yang diperlukan untuk
memunculkan inisiatif siswa dalam merumuskan hipotesis:
1. Cara khusus untuk memperkenalkan materi
pelajaran: melalui pengertian yang paling umum, yang berpotensi mencakup sistem
konseptual yang menggambarkan materi pelajaran yang diberikan. Dengan
memberikan konsep umum kepada siswa, pendidik tampaknya mengangkat anak-anak ke
puncak di mana mereka dapat melihat rute yang mungkin untuk gerakan mereka
selanjutnya dalam menyelidiki subjek. Menguraikan prospek potensial dari
pembelajaran yang akan datang memberi siswa kebebasan dan inisiatif yang lebih
besar dalam menetapkan tujuan pendidikan.
2. Cara non imitatif khusus untuk berinteraksi
dengan orang dewasa. Seorang siswa yang bertindak sebagai pembelajar tidak
mengantisipasi solusi atau model siap dari guru. Anak mampu memulai kerjasama
dengan guru, menunjukkan bantuan apa yang dibutuhkan siswa ketika dia telah
merumuskan hipotesisnya dan belum tahu bagaimana memverifikasinya.
3. Cara interaksi posisional khusus dengan
rekan-rekan yang dijamin oleh kerja bersama, yang membantu mendistribusikan
berbagai sudut pandang tentang masalah yang sedang didiskusikan di antara para
peserta dan membantu mengkoordinasikan sudut pandang yang dihasilkan oleh
kelompok. Pola kerjasama pembelajaran posisional harus bersumber dari konteks
kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, salah satu syarat mendidik peserta
didik adalah menyusun suatu sistem masalah yang pada prinsipnya tidak dapat
diselesaikan secara individual dan memerlukan keragaman pendapat di dalam
kelas.
3. Ruang Kolaborasi : Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi?
- Dalam Ruang Kolaborasi terdapat tugas dengan kelompok yaitu menyusun materi presentasi dan mempresentasikannya di depan kelas sebagai berikut :
- Silakan berbagi pemikiran mengenai pandangan mengenai Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada ZPD yang mempengaruhi proses pendidikan serta pembelajaran kepada rekan sekelompok. Kemudian diskusikan pertanyaan berikut ini:
- Apa pandangan masing-masing anggota kelompok tentang Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada ZPD yang mempengaruhi proses pendidikan serta pembelajaran
- Apa pandangan masing-masing anggota kelompok tentang kesiapannya mengajar dengan memperhatikan Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada ZPD pada peserta didik?
- Apa persamaan dan perbedaan pandangan tentang Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada ZPD yang mempengaruhi proses pendidikan yang dimiliki?
- Apa persamaan dan perbedaan pandangan tentang mengajar mengajar dengan memperhatikan Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada ZPD yang pada peserta didik yang dimiliki?
- Presentasikan hasil diskusi kelompok dalam bentuk visualisasi yang kreatif.
4. Demonstrasi Kontekstual : Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)?
- Di dalam Demonstrasi Konstekstual kita diajak untuk melakukan penilaian rekan sejawat atau kelompok lain yang mempresentasikan hasil pekerjaan mereka pada Ruang Kolaborasi,
5. Elaborasi Pemahaman : Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini?Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai ? Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
- Dalam Elaborasi Pemahaman diberikan beberapa pertanyaan yang bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh memahami topik 5 dan bisa menjadi pertanyaan refleksi untuk pembelajaran di topik tersebut. Beberapa pertanyaan sebagai berikut :
- Apa pandangan Anda mengenai topik bahasan tersebut?
- Bagaimana Anda menyikapi tantangan yang ada terkait topik bahasan tersebut?
- Apa saja hal baik yang Anda dapatkan mengenai topik bahasan tersebut?
- Bagaimana Anda menerapkan ilmu yang Anda dapatkan terkait topik bahasan dalam profesi Anda sebagai guru?
- Pertanyaan apa yang ingin Anda ajukan lebih lanjut tentang topik bahasan tersebut?
6. Koneksi Antar Materi : Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain?
- Diberikan tugas untuk mengkoneksikan antar mata kuliah dan materi yang terdapat hubungannya dengan pembelajaran Scaffolding pada ZPD
7. Aksi Nyata : Apa manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru?
Manfaat pembelajaran pada topik 5 ini, memberikan saya pengetahuan baru tentang Pembelajaran Scaffolding pada ZPD dimana, dalam pendekatan tersebut dapat di implementasikan kedalam pembelajaran. Kesiapan saya selalu berada di level 10 dikarenakan kesulitan pasti ada jalan keluar dalam memahamin dan menerapkannya. Kedepannya saya harus menyiapkan mental saya dan semangat yang tetap tinggi untuk menerima,mengemban dan menerapkan ilmu yang sudah saya peroleh dari PPG ini.


Comments
Post a Comment