PBM_Review Artikel ke-7 (Sains dan Pembangunan ; SDG 3,4,6,7,12,13)
Nama : Aurelia Apriliyani
NIM/OFF : 250321803931/A
Mata Kuliah : Pembangunan Berkelanjutan untuk Masyarakat
Tugas : Review Artikel ke-7 (Sains dan Pembangunan ; SDG 3,4,6,7,12,13)
Analisis / Review Kritis
|
Abstrak :
Temuan ini menunjukkan ketidakseimbangan arah riset global: bidang kesehatan, teknologi, dan lingkungan mendapat perhatian lebih besar dibandingkan pendidikan dan tata kelola. Hal ini menunjukkan pentingnya mendorong riset interdisipliner agar semua SDGs mendapat dukungan akademik yang seimbang. |
Judul |
The Sustainable Development Goals of the United Nations: A Comparative Midterm Research Review |
|
Penulis |
Shahryar Sorooshian |
|
|
Nama Jurnal |
Journal of Cleaner Production, Volume 453, 2024. |
|
|
Tujuan penelitian |
1. Mengevaluasi tingkat “keramahan riset” dari masing-masing SDG. 2. Mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap) antar SDG. 3. Memberikan rekomendasi strategi untuk memperkuat dukungan riset terhadap SDGs yang tertinggal. |
|
|
Metode |
Penelitian ini menggunakan: 1. Pendekatan comparative analysis dengan menggunakan metode Multi-Criteria Decision-Making (MCDM) 2. Data diambil dari publikasi ilmiah global yang relevan dengan SDGs periode 2015–2023. 3. Variabel yang dianalisis meliputi jumlah publikasi, relevansi tematik, kolaborasi internasional, dan kontribusi kebijakan. |
|
|
Hasil |
1. SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) menempati peringkat tertinggi dengan skor research-friendliness terbaik. 2. SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta SDG 13 (Aksi Iklim) juga memiliki dukungan riset kuat. 3. SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian dan Keadilan) mendapat perhatian riset paling rendah. 4. Hasil menunjukkan bahwa riset global cenderung lebih banyak diarahkan pada isu teknis dan lingkungan daripada sosial dan kelembagaan. |
|
|
Implikasi |
1. Kebijakan: Mendorong distribusi pendanaan riset yang lebih merata antar SDGs. 2. Penelitian: Perlunya kolaborasi lintas bidang untuk memperkuat riset pendidikan dan tata kelola. 3. Pendidikan: Artikel ini bisa menjadi referensi dalam pembelajaran interdisipliner terkait pembangunan berkelanjutan dan riset kebijakan global. |
|
|
Kata Kunci |
Sustainable Development Goals, multi-criteria decision-making, research-friendliness, global research evaluation, sustainability |
|
|
|
Kesimpulan |
Artikel ini memberikan pandangan baru tentang bagaimana dunia akademik berkontribusi pada pencapaian SDGs. Pendekatan kuantitatif yang digunakan menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan berkelanjutan sangat bergantung pada arah dan intensitas riset global. Namun, studi ini juga mengingatkan bahwa tanpa keseimbangan fokus riset—terutama di bidang pendidikan dan kelembagaan—pencapaian SDGs dapat menjadi timpang. |
|
Metode (Kajian) |
GAP (Celah Penelitian) |
Hasil |
Keterlamaan |
Novelty |
|
Multi-Criteria Decision-Making (MCDM) dengan data publikasi global 2015–2023 |
SDG 4 (Quality Education) dan SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) kurang mendapat perhatian riset akademik dibanding SDG lain |
SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), dan SDG 13 (Climate Action) termasuk kategori paling research-friendly |
Data penelitian hanya mencakup periode 2015–2023 dan belum mengakomodasi perkembangan riset terkini pasca-pandemi dan kebijakan global terbaru |
Memperkenalkan Research-Friendliness Index (RFI) sebagai pendekatan baru dalam menilai dukungan riset terhadap setiap SDG |
Sources ; Sorooshian, S. (2024). The Sustainable Development Goals of the United Nations: A comparative midterm research review. Journal of Cleaner Production, 453, 142272.
https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2024.142272
Comments
Post a Comment